This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 28 Juni 2023
RAPAT PANITIA IDUL ADHA DAN QURBAN 1444 H
Juni 28, 2023
No comments
Rapat Pelaksanaan Idul Adha dan Pemantapan Panitia Kurban Masjid Al-Ihsan Minggu 25 Juni 2023
Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1444 H Takmir masjid Al-Ihsan akan dilaksanakan pada hari Kamis 29 Juni 2023/ 10 Dhulhijjah 1444 H. Yang bertugas sebagai Khotib Ustadz Muhammad Nur Huda (Ketua DMI Balung) yang bertindak sebagai Bilal Ustadz Johan Kurniawan ( MUALLIM Madin Al-Ichsan) dan yang bertugas sebagai Imam Sholat Idul Adha Ustadz Abd. Hadi, S. Pd (Selaku Ketua Ta'mir Masjid Al Ihsan Balung).
Ustadz Muhammad Qosim Selaku Ketua Yayasan Al-Ichsan menyampaikan beberapa hal terkait perubahan sistem kepanitiaan Qurban. Hal ini sangat berbeda dengan pelaksanaan Kepanitiaan Qurban ditahun-tahun sebelumnya.
Ustadz Abdul Hadi selaku Ketua Ta'mir Masjid Al Ihsan menyampaikan beberapa hal juga terkait kepanitiaan tahun ini agar warga yang tidak terpilih sebagai panitia agar kiranya tidak ada rasa cemburu sosial, mudah-mudahan ditahun berikutnya dapat terpilih dan bergabung dikepanitiaan Idul Adha dan Qurban. Dan bagi warga yang belum mampu berkurban ditahun ini mudah-mudahan ditahun berikutnya dapat berkurban.
Bapak Djimin Selaku Ketua Panitia juga menghimbau kepada seluruh Panitia agar kiranya semua Panitia tersebut dapat berkerja dengan Ihlas, diniatkan semata-mata beribadah kepada Allah SWT. Dan dapat bekerja secara tim. Beliau Juga mengingatkan terkait tentang pembentukan Panitia, ada pembentukan Panitia juga ada penutupan/pembubaran. Terusnya agar nantinya pada rapat dan pembubaran Panitia Idul Adha dan Qurban semua Panitia hadir dalam rapat pembubaran kepanitiaan tersebut.
Bapak Syamsul Muarif selaku Sekretaris Panitia Idul Adha dan Qurban mengumumkan beberapa hal, antara lain yaitu daftar hewan qurban yang terdaftar dan diterima dikepanitiaan sementara berjumlah 6 ekor Sapi dan 18 ekor Kambing.
Kontributor Oleh Syamsul Arifin (Admin ALIM MEDIA).
#Qurban
#IdulAdha
#Alihsan
Sabtu, 10 Juni 2023
PENGERTIAN QURBAN,HUKUM DAN KEUTAMAANNYA
Juni 10, 2023
No comments
Sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan Dzulhijjah. Dan salah satu yang khas dari bulan tersebut adalah penyembelihan hewan kurban.
dalam tulisan ini akan dijelaskan pengertian, hukum dan keutamaan berkurban.
1. Pengertian
Kata kurban menurut etimologi berasal dari bahasa Arab qariba – yaqrabu – qurban wa qurbanan wa qirbanan, yang artinya dekat (Lihat: Ibn Manzhur: 1992:1: 662; Munawir: 1984: 1185). Maksudnya yaitu mendekatkan diri kepada Allah, dengan mengerjakan sebagian perintah-Nya.
Yang dimaksud dari kata kurban yang digunakan bahasa sehari-hari, dalam istilah agama disebut “udhhiyah” bentuk jamak dari kata “dhahiyyah” yang berasal dari kata “dhaha” (waktu dhuha), yaitu sembelihan di waktu dhuha pada tanggal 10 sampai dengan tanggal 13 bulan Dzulhijjah. Dari sini muncul istilah Idul Adha.
Dari uraian tersebut, dapat dipahami yang dimaksud dari kata qurban atau udhhiyah dalam pengertian syara, ialah menyembelih hewan dengan tujuan beribadah kepada Allah pada hari raya haji atau Idul Adha dan tiga hari Tasyriq, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 bulan Dzulhijjah.
2. Hukum Kurban
Ibadah kurban hukumnya adalah sunah muakkad, atau sunah yang dikuatkan. Nabi Muhammad Shallallâhu Alaihi Wasallam tidak pernah meninggalkan ibadah kurban sejak disyariatkannya sampai beliau wafat. Ketentuan kurban sebagai sunah muakkad dikukuhkan oleh Imam Malik dan Imam al-Syafi’i. Sedangkan Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa ibadah kurban bagi penduduk yang mampu dan tidak dalam keadaan safar (bepergian), hukumnya adalah wajib. (Ibnu Rusyd al-Hafid: tth: 1/314).
3. Keutamaan Kurban
Menyembelih kurban adalah suatu sunah Rasul yang sarat dengan hikmah dan keutamaan. Hal ini didasarkan atas beberapa haditst Nabi Shallallâhu Alaihi Wasallam, antara lain:
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ آدَمِيٌّ مِنْ عَمَلٍ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ إِنَّهَا لَتَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَشْعَارِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ مِنْ الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا
Artinya: Aisyah menuturkan dari Rasulullah Shallallâhu Alaihi Wasallam bahwa beliau bersabda: Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan. Karena hewan itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya, dan kuku-kuku kakinya. Darah hewan itu akan sampai di sisi Allah sebelum menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya. (Hadits Hasan, riwayat al-Tirmidzi: 1413 dan Ibn Majah: 3117)
Menurut Zain al-Arab, ibadah yang paling utama pada hari raya Idul Adha adalah menyembelih hewan untuk kurban karena Allah. Sebab pada hari kiamat nanti, hewan itu akan mendatangi orang yang menyembelihnya dalam keadaan utuh seperti di dunia, setiap anggotanya tidak ada yang kurang sedikit pun dan semuanya akan menjadi nilai pahala baginya. Kemudian hewan itu digambarkan secara metaphoris akan menjadi kendaraanya untuk berjalan melewati shirath. Demikian ini merupakan balasan dan bukti keridhaan Allah kepada orang yang melakukan ibadah kurban tersebut. (Abul Ala al-Mubarakfuri: tt: V/62)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallâhu Alaihi Wasallam bersabda:
Siapa yang memiliki kemampuan untuk berkurban, tetapi ia tidak mau berkurban, maka sesekali janganlah ia mendekati tempat shalat kami. (HR Ahmad dan Ibnu Majah).
Masih banyak lagi sabda Nabi yang lain, menjelaskan tentang keutamaan berkurban. Bahkan pada haditst terakhir, disebutkan bahwa orang yang sudah mampu berkorban, tetapi tidak mau melaksanakannya, maka ia dilarang mendekati tempat shalat Rasulullah atau tempat (majelis) kebaikan lainya.
Ibadah kurban yang dilaksanakan pada hari raya Idul Adha sampai hari tasyrik, tiada lain bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Disamping itu, kurban juga berarti menghilangkan sikap egoisme, nafsu serakah, dan sifat individual dalam diri seorang muslim.
Dengan berkurban, diharapkan seseorang akan memaknai hidupnya untuk mencapai ridha Allah semata. Ia “korbankan” segalanya (jiwa, harta, dan keluarga) hanya untuk-Nya. Oleh karena itu, pada hakikatnya, yang diterima Allah dari ibadah kurban itu bukanlah daging atau darah hewan yang dikurbakan, melainkan ketakwaan dan ketulusan dari orang yang berkurban, itulah yang sampai kepada-Nya.
Demikian penjelasan ini agar menjadi renungan bagi mereka yang diberikan kelebihan harta untuk menjalankan ibadah kurban. Apalagi hewan dan daging tersebut diberikan kepada orang dan kalangan yang memang jarang makan daging. Wallahu a’lam.
Editor: Syamsul Arifin, S.E
#HewanQurban
#Kurban
#IdulAdha
PENERIMAAN SANTRI BARU MADIN AL-ICHSAN
Juni 10, 2023
No comments
Penerimaan Peserta Didik Baru
Tahun Ajaran 2023-2024
Madrasah Diniyah Al-Ichsan Balung-Jember
Tingkat Ula/Awaliah.
Langganan:
Komentar (Atom)












